Pulau Tiga, Empat, dan Lima
(Berfoto saat di pulau 4)
Di bulan Agustus tak henti-hentinya Traveling dari namanya gunung sampai laut. Setelah pulang dari Jawa Timur mendaki selama 4 hari, langsung berangkat lagi menuju Serang. Tenaga yang sudah terkuras kini dipaksakan untuk berangkat lagi. Huft, dengan badan sudah terkuras mata yang berat sampai naik bis pun tak sadar kalau sudah sampai di terminal Pakupatan dengan segelas kopi Good Day sambil tunggu angkot lewat saya mampir di warung pinggir jalan.
Tak disangka bulan yang padat traveling ini badan saya diberikan kesehatan yang amat bugar, untuk menikmati alam yang indah. Kali ini saya akan traveling menuju pulau 3, 4, dan 5, bersama kawan kece badai. Tadinya sih sempat lelah gitu, tapi setelah mendengar pulau 3, 4, dan 5 tempatnya indah terasa ada seger-segernya gitu. Itu loh, yang terletak diwilayah Karangantu dekat Banten sama Benteng Seflwick. Walapun dikapal sempat tidur mungkin saking capenya sambil menikmati angin pantai, coyy.
Traveling kali tidak seramai sebelumnya banyak Kru-X tidak ikut serta liburan ke pulau 3, 4, dan 5 . Walapun begitu kesenangan yang dipacarakan tak henti-hentinya dilontarkan dengan bahagia. Yah, sempat sih dibikin bete juga sama mamang tabun berkulit hitam, pasti anda membayangkan. Secara loh, kita diPHPin bagaimana nggak bête.
“Nanti jam 2 dijemput lagi,” kata mamang tabun berkulit hitam itu.
“Oke,” ujar semua anak Xpresi.
Bilangnya kaya gitu tapi Faktanya kita nunggu hampir 2 jam lah, dengan beralasan yang semacam apalah-apalah. Memang saat itu posisi kita ada di Pulau 3 ingin menuju ke pulau 4 dan 5. Eitss, gara-gara kebawa esmosi jadinya kurang merasapi perjalanannya huft. Tapi tak mengapa rasa esmosi ini sedikit demi sedikit mulai pudar, ketika melihat air laut yang tenang angin yang berayun-ayun. Terasa betah jiwa ini tak mau pergi dari kenikmatan yang diperlihatkan oleh alam.
Dua jam sudah kita menunggu, jarum panjang yang menujukan angka 4. Akhirnya kapal yang kita tunggu datang juga. Sebenernya sih, masih ngantuk setelah tidur berjam-jam gitu lah. Kita melanjutkan lagi menuju pulau empat tidak jauh dari pulau tiga. Perjalanan kita menuju pulau empat banyak pemandangan indah, kita disambut dengan burung Cendrawasih yang lalu-lalang berterbangan, ikan terbang loncat diatas air. Huft, terasa betah menikmati indahnya lautan dengan ketenangan dari makhluk air. Satu jam berlalu sampai ketempat pulau 4, tapi sayangnya tak bisa berlama-lama, kapten kapal hanya meninstruksikan waktu 5 menit untuk menikmati pulau 4 ini.
Jiahh, dengan tergesah-gesah pun ditampakan para Krue-X hanya untuk mengabadikan dengan berselfi bersama, di pulau 4 tidak beda jauh dengan pulau 3 yang dihiasi karang-karang disetiap mulut pantainya. Walapun begitu keindahan dari pulau 4 cukup menarik perhatian hati untuk main ke pulau 4 ini. Berapa menit kemudian akhirnya bergegas naik ke kapal untuk menuju pulau 5 terakhir yang berisi dengan perjalanan yang membosankan tapi menyenangkan.
Matahari sore hari yang perlahan menghilang menambah ke indahan lautnya. Tak henti-hentinya berfoto dengan segala posisi diatas kapal menambah kesenangan yang tak pernah ternilai. Untuk sampai ke pulau 5 tidak begitu lama hanya 30 menit. Kali ini diperlihatkan kapal-kapal besar yang berlabu di perlabuhan. Eits, ada yang terlewat bangkai kapal yang tidak dipakai terlantarkan ditengah laut. Setelah itu pulau terakhir yang akan dikunjungi sudah terlihat dari rumah yang berdiri dipinggir pantai. Terlihat aggak berbeda dengan pulau sebelumnya, dipulau 5 pinggir pantainya tidak dihiasi karang-karang tapi pasir putih yang membentuk lekukan-lekukan akibat diterjang ombak.
Nah, akhirnya sudah sampai pulau 5 seperti biasa diberi waktu hanya 5 menit, untuk berfoto ria. Kalau dilihat-lihat pulau 5 ini lumayan bagus luas dan indah, soalnya kalau kita melihat kemana-mana banyak objek bagus seperti terlihat dermaga dari kejauhan, terus gunung yang remang tertutup dengan kabut, pokoknya indah lah. Dari kejauhan juga terlihat pulau pisang yang pajang dengan dihiasi hijau pepohonan gitu. Karena kita tidak bisa berlama-lama, soalnya hanya dikasih lima menit. Terpaksa harus naik kepala menuju pulang huft. Padahal masih betah dipulau, apa boleh buat gara-gara mamang tabun berkulit hitam itu yang membuat semuanya hancur dah. Kitapun berangkat pergi meninggalkan pulau 5 sambil melambaikan tangan sama mamang penjaga pulau tesebut.
Hari semakin gelap menutup perjalanan kita seharian dari pulau 3, 4, dan 5. Hati yang terasa senang menikmati lautan Indonesia yang indah dengan bermacam makhluk hidup. Ingin rasanya menghabiskan masa muda dengan menikmati indahnya alam Indonesia, aggar suatu saat nanti perjalanan saya akan ceritakan kepada anak cucuk saya kelak, bersama teman-teman kece baday. Huftt, waktu yang begitu singkat akhirnya kita sampai tempat awal berangkat. Dengan tampang sudah kelelahan menikamti pulau, akhirnya kita sayonara untuk pulang ke rumahnya masing-masing dengan hati senang.
0 komentar